Doa Bersama dari Maluku Utara untuk 5 Jurnalis yang Hilang dalam Liputan Erupsi Anak Krakatau

Kamis, 24 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para jurnalis saat menggelar doa dan membakar lilin di Landmark Kota Ternate. (Kredit Foto: Aji Ternate/Istimewa)

Para jurnalis saat menggelar doa dan membakar lilin di Landmark Kota Ternate. (Kredit Foto: Aji Ternate/Istimewa)

Puluhan lilin menyala di pelataran Landmark Ternate, Rabu malam (23/9). Cahaya kecil itu menjadi simbol solidaritas jurnalis Kota Ternate, Maluku Utara untuk lima jurnalis asal Jakarta yang hingga kini belum ditemukan saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Aksi solidaritas itu digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate bersama sejumlah jurnalis. Dalam suasana malam yang tenang, para jurnalis menyampaikan pesan solidaritas sebelum dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan kelima jurnalis tersebut.

Ketua AJI Ternate, Yunita Kaunar mengatakan aksi itu merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas sesama jurnalis. Terlebih, kelima jurnalis itu dilaporkan hilang ketika menjalankan tugas jurnalistik di tengah situasi bencana.

“Ini bentuk solidaritas kami untuk rekan-rekan jurnalis yang sedang dalam situasi sulit. Kami berharap mereka segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ucapnya.

Menurut dia, risiko kerja jurnalistik tidak bisa dilepaskan dari tugas jurnalis di lapangan. Dalam situasi bencana, jurnalis tetap berada di garis depan untuk mendapatkan informasi dan menyampaikannya kepada masyarakat.

Nyala lilin dalam aksi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik informasi yang diterima publik, terdapat kerja jurnalistik yang memiliki risiko. Para jurnalis kerap harus berada di lokasi dengan kondisi yang tidak menentu demi memastikan masyarakat mendapatkan informasi.

Lima jurnalis asal Jakarta itu diketahui hilang saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Hingga aksi solidaritas digelar di Ternate, keberadaan mereka belum diketahui.

Doa bersama kemudian menjadi penutup aksi. Di antara cahaya lilin yang menyala, para jurnalis Ternate berharap kabar baik segera datang dan kelima rekan jurnalis dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

BACA  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terkait

Fakta Menarik Gunung Dukono yang Belum Berhenti Erupsi Sejak 1933
Dari Provinsi Bahagia hingga Taat Beragama, Ada Apa di Balik Pelabelan Negara untuk Maluku Utara?
Gempa M 7,7 Guncang Flores, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:40 WIT

Doa Bersama dari Maluku Utara untuk 5 Jurnalis yang Hilang dalam Liputan Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 20:55 WIT

Fakta Menarik Gunung Dukono yang Belum Berhenti Erupsi Sejak 1933

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:09 WIT

Dari Provinsi Bahagia hingga Taat Beragama, Ada Apa di Balik Pelabelan Negara untuk Maluku Utara?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:03 WIT

Gempa M 7,7 Guncang Flores, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:24 WIT

Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terbaru

Ilustrasi penampakan selongsong peluru dalam aksi protes warga di Halmahera Tengah. (Kredfit Foto: Istimewa)

Daerah

Mengenal Perbedaan Peluru Hampa, Karet, dan Peluru Tajam

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:49 WIT