Polisi menduga dua pria asal Desa Nggele, Pulau Taliabu, AB (48) dan LM (43), meninggal dunia setelah mengonsumsi minuman oplosan yang diracik sendiri menggunakan spirtus, susu kental manis Cap Enak, dan minuman energi Kuku Bima.
Kapolsek Gela, Ipda Imran Husaleka, mengatakan dugaan tersebut diperoleh dari keterangan sejumlah saksi. Polisi juga telah mengarahkan jajarannya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait peristiwa yang terjadi di Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara.
“Berdasarkan keterangan para saksi, keduanya diduga meninggal karena mengonsumsi minuman oplosan yang diracik sendiri dengan campuran menggunakan spirtus, susu kental Cap Enak dan Kuku Bima,” kata Imran, Kamis, 3 September 2026.
Peristiwa itu bermula pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 11.00 WIT. LM mengajak AB bersama TLM, ST, RB, dan S untuk minum bersama.
Minuman yang dikonsumsi bukan minuman beralkohol biasa. Mereka meraciknya sendiri dengan mencampurkan sekitar satu liter spirtus, susu kental manis Cap Enak, dan tiga sachet Kuku Bima.
Sehari kemudian, 2 September 2026, AB meninggalkan rumah TLM. Ia pergi ke rumah keluarganya di Dusun Lomo, Desa Gela, dan setelah itu tidak kembali lagi ke rumah TLM.
Memasuki Kamis, 3 September 2026 sekitar pukul 08.00 WIT, kondisi LM memburuk. Ia kemudian dilarikan ke Puskesmas Gela untuk mendapatkan penanganan.
Setibanya di Puskesmas, LM sempat mengucapkan, “Tolong, Ya Allah.” Petugas kesehatan kemudian melakukan penanganan terhadapnya.
Pada waktu yang sama, kabar duka datang dari Dusun Lomo. AB diketahui telah meninggal dunia di rumah keluarganya.
LM kemudian dirujuk ke RSUD Kota Bobong. Anggota Polsek Gela bersama warga mengevakuasinya menuju pelabuhan untuk dibawa menggunakan long boat.
Namun, upaya evakuasi itu tak sempat dilakukan. LM mengembuskan napas terakhir sebelum dinaikkan ke long boat.
Sekitar pukul 09.00 WIT, jenazah AB kemudian dijemput keluarganya dari Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Laut, menggunakan long boat.
Polisi masih mendalami kejadian tersebut, termasuk keterangan para saksi dan rangkaian peristiwa sebelum kedua korban meninggal dunia.
Penulis : MLT
Editor : Tim Redaksi FoksMLT









Komentar