Maluku Utara Jadi Provinsi Paling Taat Beragama di Indonesia Versi Kemenag

Jumat, 28 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan Masjid Al-Munawar di Kota Ternate, Maluku Utara. (Kredit foto: Istimewa)

Tampak depan Masjid Al-Munawar di Kota Ternate, Maluku Utara. (Kredit foto: Istimewa)

Maluku Utara menempati posisi teratas dalam Indeks Kesalehan Umat Beragama (IKsUB) yang dipublikasikan Kementerian Agama (Kemenag) RI. Provinsi kepulauan ini mencatat skor 93,39, tertinggi dibandingkan provinsi lainnya dalam pengukuran tersebut.

Capaian itu menempatkan Maluku Utara sebagai provinsi dengan tingkat kesalehan umat beragama tertinggi berdasarkan indikator yang digunakan Kemenag. Posisi berikutnya ditempati Sumatera Selatan dengan skor 92,61 dan Nusa Tenggara Barat sebesar 90,91.

Selanjutnya, Papua Barat mencatat skor 90,13, Nusa Tenggara Timur 89,53, Kalimantan Utara 89,45, serta Sulawesi Tenggara dengan 89,37.

Secara nasional, IKsUB berada di angka 84,61 dan masuk kategori sangat tinggi. Indeks ini menjadi salah satu instrumen Kemenag untuk melihat bagaimana nilai-nilai keberagamaan tercermin dalam kehidupan individu maupun sosial masyarakat.

BACA  Warga di Ternate Lapor Polisi Gegara Ditipu Dukun Gandakan Uang Rp327 Juta

Pengukuran IKsUB tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ritual keagamaan. Kemenag menggunakan dua dimensi utama, yakni dimensi personal dan sosial. Dimensi personal mencakup aspek keyakinan, praktik ibadah, pengalaman spiritual, serta sejumlah aspek psikologis individu.

Sementara itu, dimensi sosial melihat bagaimana nilai agama diwujudkan dalam hubungan dengan sesama dan lingkungan. Aspek yang dinilai antara lain solidaritas, etika, kepedulian sosial, kepedulian terhadap lingkungan, ketaatan terhadap pemerintah, etika digital, serta pelestarian budaya.

BACA  Dana Bansos Halbar Dilaporkan ke Kejaksaan, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp1,18 Miliar

Dengan demikian, skor tinggi yang diraih Maluku Utara tidak semata-mata menunjukkan tingginya praktik ibadah masyarakat, tetapi juga menggambarkan aspek perilaku sosial yang menjadi bagian dari indikator kesalehan umat beragama.

Capaian tersebut menjadi menarik karena Maluku Utara merupakan daerah dengan masyarakat yang memiliki latar belakang agama dan budaya yang beragam. Kehidupan keberagamaan yang tercermin dalam indeks tersebut dapat menjadi modal sosial dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

BACA  5 Tempat di Maluku Utara yang Paling Banyak "Suanggi"

Kendati demikian, IKsUB merupakan hasil pengukuran statistik berdasarkan indikator dan metodologi tertentu. Angka tersebut tidak dapat dimaknai sebagai ukuran tingkat keimanan setiap individu, melainkan sebagai gambaran kondisi keberagamaan masyarakat secara umum.

Bagi Maluku Utara, capaian 93,39 menjadi catatan positif sekaligus tantangan untuk mempertahankan nilai-nilai keberagamaan yang tidak hanya tercermin dalam kehidupan personal, tetapi juga diwujudkan melalui solidaritas, toleransi, etika, dan kepedulian terhadap kehidupan bersama.


 

Penulis : Tim FKS-MLT

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kemenag RI

Berita Terkait

Mengenal Perbedaan Peluru Hampa, Karet, dan Peluru Tajam
5 Tempat di Maluku Utara yang Paling Banyak “Suanggi”
Pemprov Malut Klaim Modifikasi Cuaca Turunkan Hujan, Netizen: Sekalian Modifikasi Bumi
Sebagian Wilayah Malut Diguyur Hujan, Warga Sujud Syukur
Polisi Sebut Ban Bekas PT IWIP Sengaja Dibakar, Pelaku Dilacak Lewat Sidik Jari
IBSAP Didorong Jadi Upaya Perlindungan Kehati di Maluku Utara
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 15:49 WIT

Mengenal Perbedaan Peluru Hampa, Karet, dan Peluru Tajam

Senin, 21 September 2026 - 07:38 WIT

5 Tempat di Maluku Utara yang Paling Banyak “Suanggi”

Senin, 7 September 2026 - 09:10 WIT

Pemprov Malut Klaim Modifikasi Cuaca Turunkan Hujan, Netizen: Sekalian Modifikasi Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 00:27 WIT

Sebagian Wilayah Malut Diguyur Hujan, Warga Sujud Syukur

Rabu, 2 September 2026 - 11:11 WIT

Polisi Sebut Ban Bekas PT IWIP Sengaja Dibakar, Pelaku Dilacak Lewat Sidik Jari

Berita Terbaru

Ilustrasi penampakan selongsong peluru dalam aksi protes warga di Halmahera Tengah. (Kredfit Foto: Istimewa)

Daerah

Mengenal Perbedaan Peluru Hampa, Karet, dan Peluru Tajam

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:49 WIT