“Pemutakhirannya 7,7 SR,” kata Maria kepada Kompas.com.
Peringatan dini tersebut mencakup sejumlah wilayah di NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Di NTT, wilayah yang masuk dalam titik siaga antara lain Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Sikka bagian utara, serta Ende bagian utara.
BMKG juga mencatat adanya perubahan muka air laut setelah gempa. Data pemutakhiran menunjukkan gelombang tsunami terdeteksi di sejumlah titik, antara lain Sikka 0,19 meter, Pelabuhan Kewapante-Sikka 0,38 meter, Labuan Bajo 0,36 meter, Dompu 0,17 meter, Flore Timur 0,25 meter, dan Maurole-Ende 0,94 meter.
Dengan adanya peringatan tersebut, masyarakat di kawasan pesisir diminta tidak mendekati pantai dan segera mengikuti arahan pemerintah daerah serta petugas di lapangan. Masyarakat juga diminta tetap tenang dan mengandalkan informasi resmi BMKG untuk menghindari kepanikan maupun informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Gempa kuat tersebut dilaporkan terasa di sejumlah wilayah Flores hingga NTB. Kondisi dan dampak gempa masih dalam pemantauan, termasuk kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Sumber: BMKG
Penulis : Tim
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2









Komentar